Indonesiaku???Perhatikan Pendidikan Orang Miskin Ya…

Ketika membuat judul di atas aku terinspirasi olehsebuah buku yang berjudul ”Orang miskin dilarang sekolah,” karya Eko Prasetyo. yang mana inti dari sebuah penulisan buku itu adalah tentang fenomena pendidikan di Indonesia. entah tingginya biaya pendidikan, kekerasan di sekolah maupun sistem pendidikan yang ada di indonesia. yang mana inti dari sebuah buku itu adalah Pendidikan kita masih diragukan kemampuannya untuk membuat orang pintar dan dengan demikian mampu melepaskan belenggu masyarakat dari kemiskinan. Di sisi lain, kaum miskin memang menjadi kaum ”terlarang” untuk memasuki kawasan pendidikan tinggi.
Siapa tak heran, wong sudah jelas disaksikan bagaimana angka kemiskinan dan rendahnya pendapatan yang diderita oleh sebagian besar masyarakat, nyatanya itu tak membuat pemerintah bergeming untuk menaikkan harga segala biaya masuk dan biaya perlengkapan pendidikan.
Lalu pendidikan itu akan diperuntukkan siapa? Apakah hanya kelas atas saja —yang jumlahnya sangat kecil, dan kelas bawah tetap dengan ketertindasannya? Tampak terang, kebijakan-kebijakan pendidikan yang direkayasa oleh pemodal dan penguasa ini menjadi cermin betapa buruknya negara ini mengelola pendidikan, betapa tidak warasnya para penguasa ini memperlakukan masyarakat miskin.

Dibawah ini ada sebuah percakapan sebuah cerita yang menceritakan betapa sulitnya orang miskin mengenyam pendidikan. jangankan pendidikan tinggi, SDpun susah. Baca lebih lanjut

Iklan