” YANG MUDA, YANG LUAR BIASA “

Hemmm..pengen posting poto lama , ketika buka file file lama ketemu foto ini. walaupun tidak terlalu bagus..he2..ni kapan ya??kalaou gak salah ketika acara di Pulung tahun kemarin.

ketika saat ini sedang menggaungkan sebuah kata – kata penyemangat bagiku dan juga bagi temen – temen semua. apa tho kata kata itu.

YANG MUDA,  YANG LUAR BIASA

cukup singkat ya kata kata itu. tapi menurut saya kata kata yang penuh dengan makna. ya..memang tidak dipungkiri kalo anak muda itu adalah luar biasa apabila bisa menggunakan seluruh potensi yang ada dengan baik.

memang pemuda itu mempunyai banyak potensi. biasanya badan kuat, pikiran juga masih kuat, jam terbang mungkin juga masih banyak. makanya ketika anak muda tidak bisa menggunakan potensi yang ada bisa bisa malah terjerumus dalam jurang kebinasaan.

saya teringat sebuah hadist yang pernah aku baca :

Hudzaifah.org – “Gunakanlah lima kesempatan sebelum datangnya yang lima

(uzur), yakni masa mudamu sebelum datang tuamu, masa sehatmu sebelum datang sakitmu, masa kayamu sebelum datang miskinmu, masa hidupmu sebelumdatang matimu, waktu luangmu sebelum datang kesibukanmu.” (Hadist dari
Ibnu Abbas RA Riwayat Al Hakim).

dan juga dibawah ini :

“Tujuh orang yang akan dilindungi Allah dalam lindungan-Nya pada hari yang tidak ada perlindungan selain perlindungannya … (satu di antaranya ialah)pemuda yang sejak kecil selalu beribadah kepada Allah.” (HR. Syaikhani)

Sabda Rasulullah : “Perjuangan Aku didukung oleh pemuda, oleh sebab itu wasiat yang baik untuk mereka.”

kalo kita baca tulisan diatas seakan pemuda itu diletakkan posisinya dalam posisi yang teratas. kalo kita mau berfikir memang iya..kalo peran pemuda itu sangat besar. kita liat saja kemerdekaan bangsa Indonesia terlahir juga karena peran  dari kaum muda tanpa mengesampingkan peran kaum tua. tetapi peran pemuda mungkin lebih dominan.

Aku juga pernah membaca sebuah artikel yang judulnya ini ” Peran Pemuda dalam Proses Akselerasi Perbaikan Bangsa ” yang diawali sebuah lagu ini “Satu nusa… satu bangsa… satu bahasa kita…Tanah air pasti jaya…untuk slama-lamanya…

Itulah sebait lagu satu nusa satu bangsa yang menunjukkan kepada kita besarnya semangat dan cita-cita pemuda dalam masa pergerakan untuk mewujudkan sebuah negara bernama Indonesia yang bersatu. Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Keabsahan slogan ini tidak terbantahkan karena mau tidak mau, sanggup atau tidak sanggup, pemudalah yang akan menggantikan kedudukan generasi-generasi sebelumnya dalam membangun bangsa. Selain itu, pemuda sudah sepantasnyalah menjadi agent of change, pembawa perubahan, yang membawa bangsa ini menjadi lebih baik, lebih bersatu, lebih makmur, lebih demokratis, dan lebih madani. Inilah kira-kira peran pemuda yang seharusnya dapat diwujudkan bersama.Menilik sejarah, pada awal abad ke-20 Indonesia diwarnai oleh pergerakan kebangsaan yang tidak lain dimotori oleh para pemuda pada zaman itu. Sejarah mencatat Budi Utomo sebagai organisasi pertama yang mengubah watak pergerakan perlawanan, yang semula bersifat kedaerahan menjadi bersifat kebangsaan. Bangsa Indonesia disadarkan bahwa untuk dapat mencapai kemerdekaan, seharusnnya ada persatuan dan perasaan senasib yang melandasi perlawanan terhadap penjajah.Setelah dipelopori Budi Utomo sebagai organisasi kebangsaan pertama, bermunculanlah sekian banyak organisasi kebangsaan lainnya. Muhammadiyah, NU, Serikat Dagang Indonesia, Taman Siswa, sampai dengan PNI sebagai partai pertama yang dimiliki bangsa ini adalah contohnya.

Itu dulu kawan,,,tetapi Pemuda pada zaman sekarang seolah-olah tidak mewarisi semangat nasionalisme yang didengung-dengungkan Sukarno, Hatta, Syahrir dan banyak tokoh-tokoh pemuda lainnya beberapa dasawarsa silam. Agaknya, tidak salah jika sebagian orang mengatakan bahwa nasionalisme pemuda kita telah berubah menjadi materialisme dan hedonisme, patriotisme telah berubah menjadi apatisme. Fenomena ini dapat kita tangkap dari keengganan sebagian pemuda kita untuk memikirkan masalah kebangsaan. “Jangankan soal kebangsaan, untuk masalah yang ada di sekitarnya saja banyak yang tidak peduli. Untuk berorganisasi di tingkat sekolah saja susah mengajak dan melibatkan mereka. Yang dipikirin cuma bersenang-senang dan kepentingannya sendiri,” ujar Savitri (16), siswa kelas II SMK Ketintang I Surabaya ketika ditanya tentang keadaan pemuda di sekolahnya. Banyak sebab yang menjadi pemicu lunturnya semangat kebangsaan yang merupakan warisan para pendahulu Republik ini. Salah satunya adalah kejenuhan para pemuda dalam memandang wacana kebangsaan yang dikumandangkan elite polotik kita. Mereka melihat tidak adanya figur teladan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan keadaan bangsa.Selain itu, sebab lainnya adalah tidak adanya kepercayaan dari golongan tua kepada golongan muda untuk mengadakan transfer ilmu, pengalaman dan kewenangan. Banyak kaum muda yang merasa bahwa kemampuan mereka dalam suatu bidang kurang bisa ditampilkan secara maksimal oleh karena tidak adanya kesempatan untuk menduduki posisi yang penting dalam menentukan kebijakan di negeri ini. Sebagian besar elit politik kita masih memegang paradigma lama yang kurang menghargai profesionalisme dan lebih mementingkan koneksi.Sebagian besar pemuda, putra-putri terbaik bangsa yang berprestasi dan kemudian mendapat beasiswa ke luar negeri merasa bingung ketika lulus. Mereka dihadapkan kepada pilihan bekerja di luar negeri dan hidup sejahtera atau pulang ke Indonesia dan hidup seadanya (kalau tidak ingin disebut menderita). Hal ini karena minimnya penghargaan (terutama dalam bentuk gaji) negara terhadap profesional ini. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang memilih untuk bekerja di luar negeri dan lupa berkontribusi terhadap negara.Dihadapkan pada masalah tersebut, kita seyogianya dapat memandang secara arif bijaksana untuk kemudian menyelesaikannya. Sudah saatnya kita memiliki figur elit politik yang benar-benar mampu berkontribusi secara nyata-tidak sekedar wacana-terhadap proses perbaikan bangsa dan yang sadar akan pentingnya regenerasi, sehingga lebih memberkian tempat bagi kaum muda untuk dapat berperan sesuai kompetensinya dalam menentukan arah kebijakan negara.Dari sudut pandang pemuda, seharusnya pemuda lebih mengetahui perannya sebagai agen perubahan ke arah yang lebih baik. Pemuda harus lebih memupuk rasa cinta tanah airnya dan meningkatkan kemampuannya sesuai dengan kapasitasnya, sehingga mampu untuk memperbaiki keadaan bangsa, mewujudkan cita-cita besar sumpah pemuda sesuai kompetensinya masing-masing.Dari contoh kasus beasiswa ke luar negeri yang diterima sebagian pelajar kita misalnya, belajar dari China seharusnya ketika lulus mereka mencari pengalaman terlabih dahulu di perusahaan luar negeri. Baru setelah merasa cukup berpengalaman, mereka pulang untuk berkontribusi membangun Indonesia sesuai kompetensinya masing-masing. Untuk itu, perlu kesiapan dari para generasi tua untuk mengubah paradigma berpikir dan kemudian memberi kewenangan kepada generasi muda untuk berkarya. Selain itu, negara kita harus memiliki kebijakan yang berorientasi pada kemajuan pendidikan dan riset. Karena dari segi itulah kaum muda dapat berperan.

Oia..kita tahun sebentar lagi bangsa kita akan melaksanakan pesta Demokrasi akbar 5 tahunan yang akan memilih para jawara yang akan memimpin bangsa ini, dan pastinya akan membawa ke arah baik ato buruk bangsa ini. kalo kita tahu mungkin tahun – tahun ini yang memenuhi pemerintahan adalah para golongan tua,,,apakah mungkin tahun kedepan akan dipenuhi oleh pemuda pemuda yang masih segar dan juga idealisme seorang pemuda akan tetap di genggaman mereka sehingga yang namanya KKN, dll bisa dihindari. ya..kita berdo’a saja semoga para pemuda Indonesia bisa membawa bangsa ini menjadi lebih baik. termasuk juga para pemuda yang tergabung dalam BLOGGER WAROK..gmana???siap??

Ya..itulah sedikit tentang sebuah penjabaran kata ” YANG MUDA YANG LUAR BIASA ” yang sering aku ucapkan setiap mengisi materi pelatihan ato dalam acara acara yang lain yang mana disitu dipenuhi dengan pemuda pemuda harapan bangsa.

kedepan postingannnya ” PERAN PEMUDA ISLAM “


12 Tanggapan

  1. saya selalu optimis melihat kiprah anak2 muda. semoga negeri ini menjadi lebih terhormat dan bermartabat jika kelak mereka memimpin negeri ini. sukses selalu buat mas cahpo. selamat menyambut bulan suci, mohon maaf lahir batin

    iya mas..semoga kiprah anak anak muda bisa memajukan bangsa ini untuk menjadi bangsa yang terhormat…sukses juga..

  2. Kalau jam termabang biasanya berbading lurus dengan usia mas😀
    Kalau dulu pemuda harus menggunakan fisik dan pikiran untuk merdeka, sekarang lebih dibutuhkan pemikiran- pemikiran cerdas dan segar, mental2 spiritual yang mumpuni untuk kemajuan dan kemandirian bangsa😀

    sip..setuju,,sekarang diburtuhkan orang orang muda yang cerdas dalam pemikiran dan juga punya nilai spiritual yang tinggi dalam berperilaku..jadi seimbang kan???tapi sekarang juga dibutuhkan fisik yang kuat selain kemampuan yang diatas..ya..pokoknya berjuang sekarang lebih menggunakan pemikiran yang cerdas..makanya anak muda sekarang harus diarahkan ke arah situ..githuu..

  3. Yang muda yang luar biasa, kalo ada yang bilang “yang muda yang banyak gaya” gimana mas??

    waduh ini..mungkin sekrang anak muda kebanyakan gaya ya..dimana budaya modis semakin marak maraknya..tak pikir kita modis gak masalah asal berbanding dengan peran dan kemampuan yang kita miliki ( baik intelek maupun yang lainnya )…tergantung gaya dalam hal apa???tapi jangan mengedepankan gaya lah..he2

  4. ruarrrrr…biasa🙂

    pasti no..ruarrr biasa

  5. wuihhhh SEMANGATNYA RUAARRRRRRR BIASAAAAAAAAAAA

    yapastino..ruarr biasa kayak meyla..he2

  6. saluutttt…cemangaaddd..!!

    sippp..tetep smangat juga

  7. Semangat sobat
    Yg muda yang berjaya🙂

    semangat juga..yang muda yang luar biasa dan berkarya

  8. Bangun pemudi pemuda Indonesia.. Alhamdulilah.. Masa muda saia penuh dengan warna warni..

    bangunlah hei kamu para kader semua..dari lelapmu tentang mimpi – mimpi, lihatlah sang fajar telah menyingsing, singsingkan lengan…..warnane nopo mawon pak gajah???koyo pelangi yo???

  9. bung karno pernah berkata “Bawakan saya 10 pemuda, maka saya akan merubah dunia”. begitu besar peran pemuda pemudi bagi perjalanan bangsa ini. dan begitu banyak pemuda di negara ini, kapan Indonesia akan berubah menjadi lebih baik? sekarang, kita mulai dari sekarang…yuk…😀

    Uya mas..memang besar sekali peran pemuda dalam kemajuan bangsa ini..tetep semangat pokoknya..

  10. yang muda yang brilian ..
    setuju!!
    tapi pemuda harus tetep menghormati yang tua ..
    biar lebih sinkron jalannya ..😀

    salam kenal .. (numpang corat coret ya..ehee)

    monggo dioret oret..he2..
    iya,,kita harus tetep menghormati yang tua…

  11. yang muda harus diberi kesempatan membuktikan bahwa dia mampu, sehingga keyika tongkat estapet kepemimpinan dari tua ke muda tdk akan terjadi dead lock

    sipdah pokoknya..yang muda harus bisa tampil di depan

  12. hhmm.. bener2… sy setuju
    yang muda emang yang luar biasa…

    bukan saya karena yang muda itu fisiknya lebih kuat, tapi juga karena yang muda tidak memiliki trauma kekalahan dan kegagalan… selain itu, biasanya yang muda senantiasa punya ide2 cemerlang… dan juga, jika yang muda melakukan kesalahan, maka (insya Allah) ia akan cepat belajar untuk memperbaiki kesalahan tersebut….

    Salam semangat…! ^_^

    iya pak..siplah pokoknya..yang muda harus bisa memberikan warna tersendiri..key

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: