Denias, Senandung di Atas Awan..Potret dunia Pendidikan kita

Denias, Senandung di Atas Awan..

ya…itulah salah satu judul filem yang pernah saya liat dan saya juga yakin ribuan orang telah melihat filem yang penuh dengan syarat makna ini. kok syarat dengan makna???emang banyak pelajaran yah/???..saya yakin ia..

trus apa saja makna didalamnya???kalo diliat sekilah dari gambar disamping ni pastinya filem orang – orang pedalaman entah papua ato daerah yang lain. ya..memang bener ni filem ceritanya dari nak papua..begini temen – temen sekedar resensi filem yang katanya penuh dengan makna ini.

Film ini adalah kisah nyata. Film ini menceritakan seorang anak dari suku pedalaman Papua yang bernama Denias (Albert Fakdawer ) yang sangat termotivasi untuk sekolah karena sebuah alasan sepele :ibunya mengatakan bahwa ” gunung takut dengan anak sekolah “. Sebenernya ia juga mendapatkan motivasi untuk bersekolah dari bapak gurunya di sekolah darurat (Matias Mucus), dan dari seorang tentara yang dipanggil Maleo (Ari Sihasale). Ia sedang bertugas di dekat desa Denias. Pada suatu hari Pak guru harus pulang ke jawa karena istrinya sakit. Tugas mengajar akhirnya digantikan oleh Maleo. Tapi pada suatu hari sekolah darurat mereka yang hanya sebuah gubuk ternyata rubuh akibat gempa. Tak lama kemudian Maleo pun dipindah tugaskan. Akhirnya Denias tidak bisa bersekolah. Tapi itu tak menyurutkan semangat Denias untuk bersekoalah. Kemudian Denias pun nekat kabur dari rumah menempuh 4 hari perjalanan untuk pergi ke kota mencari sebuah sekolah. Akhirnya ia sampai di komplek PT Freeport Indonesia. Setelah berjuang mati-matian Deniaspun bisa diterima dan bersekolah disana.

Saya sangat suka film ini. Menurut saya film ini adalah salah satu film Indonesia yang bermutu terutama dari segi tema, tidak seperti film-film Indonesia pada umunya yang bertemakan percintaan dan horor. Sebenarnya film ini berisi kritik sosial terhadap dunia pendidikan Indonesia. Masih banyak anak-anak Indonesia yang susah atau bahkan belum bisa menikmati pendidikan. Denias adalah salah satu potretnya saja. Di film ini juga kita bisa melihat keindahan alam Papua. Anda akan terpesona melihat hamparan bukit dan pegunungan hijau yang biasa hanya bisa kita lihat di gambar anak-anak SD.

Saya sangat terharu ketika menonton filem ini. dan mungkin juga akan malu. ato juga orang lain juga akan malu. ketika kita bandingkan kehidupan kita dengan kehidupan denias yang serba kekurangan baik materi maupun yang lainnya. tetapi itu semua tidak menyurutkan niat denias untuk dapat ilmu setinggi tingginya. tetapi mungkin kita yang lebih baik nasib nya dari denias dalam segala hal masih bermalas malasan dalam menuntut ilmu / bersekolah. Saya merasa malu mungkin kalo bertemu dengan denias. walaupun sudah di perguruan tinggi dengan fasilitas yang memadahi, kadang juga beasiswa tetapi kadang masih malas untuk kuliah. ya..kalo ditukar denias yang di kampus mungkin akan jadi mahasiswa teladan..he2..

Sebuah film yang harus ditonton oleh mereka yang mengaku peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia. Sebuah film yang dapat membuka pandangan kita tentang betapa pendidikan yang layak di negeri ini masih sangat mahal, masih sangat rumit dan masih banyak terjadi diskriminasi-diskriminasi yang tidak masuk akal. mungkin sedikit memberi kritik bwat pemerintah akan carut marutnya dunia pendidikan kita.

Intinya film ini sangat saya rekomendasikan untuk ditonton. Jika anda pelajar, mahasiswa, guru, dosen, atau siapapun yang peduli dengan pendidikan di Indonesia sebaiknya anda menonton film ini. Film ini juga sangat menginspirasi saya. Saya seakan mendapat ”energi baru” untuk menjalani kehidupan saya.

Topo dah pokonya bwat yang bwat filem ni…ditunggu karya selanjutnya…

10 Tanggapan

  1. dunia pendidikan kita seperti apa ya??

    deskriminasi pendidikan tetep mewarnai dunia pendidikan kita…ya..moga kedepan pendidikan kita lebih maju..karena tidak dipungkiri pendidikan menjadi motor maju tidaknya suatu negara

  2. guru kencing berdiri murid kencing berlari (paradigma)

    ojo lari tho pak nanti celananya basah..he2..

    murid sekarang tambah ugal ugalan aja ya…

  3. sebuah film yang patut ditonton,daku sudah nonton,selain suka dg viewnya juga pemainnya bermain so natural….:)

    *makasih sudah berkunjung*

    makasih juga telah berkunjung…yip..filem yang patut kita tonton ,terutama kita yang peduli akan pendidikan

  4. wah iya neh….
    saya baru nonton denias kemarin di sctv (klo nggak salah)
    bener2 film yg menggugah…. pantesan di unggulkan di tingkat nasional

    potret yg harus di tiru dgn semngatnya ke sekolah

    iya mas..semangat dari seorang anak pedalaman yang pantes kita tiru..untuk tidak mengesampingkan pendidikan..gmana??emang filem yang bagus pokoknya

  5. Tentu filmnya bagus, dpat mengetuk hati siapa saja, menyadarkan pemerintah /kita semua agar lebih perduli dan ‘ngeh” terhadap anak2 bangsa ini dan agar kita mengerti tuk mencari tau dimanapun mereka berada/tersebar dipelosok2 negeri tercnta ini agar Denias2 lain dapat segera mendapatkan penanganan secepatnya. Salut buat semangat dan daya juang Denias “calon sukses”

    iya..masih banyak denias denias yang lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah…bukan denias di pelosok desa juga..tapi denias yang kurang beruntung dalam keramaian kota juga banyak..makasih dah berkunjung

  6. ehm no coment z lah memang pendidikan dinegeri inih tidak merata keseluruh pelosok negeri😦

    iya mey…masih da deskriminasi pendidikan..makanya sangat sulit untuk mengurai benang kusut pendidikan di indonesia..ya..tugas kita semualah…

  7. aku hanya ingin sekolah di kota……..
    itu sudah!!!!…..

    kok di kota???bukane km seneng d desa..just kidding

  8. Jah..ini film favorit saya Mas!!! Saya menangis-nangis menontonnya…Saya berharap masyarakat pedalaman tidak patah semangat untuk menimba ilmu…Yah..seandainya mereka menonton film denias itu ya…

    sama juga..q juga seneng nonton filem nie….

  9. waduhhhhh……..saya sebenarnya sngat tertarik dengan film yang mas critain tu,,,,,dan hati saya sangat tersentuh dengan keadaan tokoh pada film tu,,amdaikan saja saya pernah nonoton ,pasti saya akan sangat terharu dengan film tu,,,,,,yo masss trus berkarya ,,saya akan menanti karya selanjutnya….jemi,f ,Bali.18 thn .

  10. toppppppppppppp…..banget buat flm ni….waktu saya nonton na….ada rasa semangat buat ngeujutkan pendidikan yang lebih luas lagi sampai kepelosok negri tercinta ni….ingin menyapu semua anak -anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan yang layak…

    semoga cita…cita ni bukan sekedar mimpi…..amin…

    filem ni keren bgt buat diambil pelajaran na…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: