Akhiri Perayaan

Akhirnya perhelatan acara – demi acara Perayaan Hari Jadi Kota Reyog yang ke 512 diakhiri tadi malam. dengan upacara penutupan yang sangat meriah dengan hiburan. tadi malam aku menyempatkan diri untuk hadir di alun – alun ponorogo untuk melihat acara akhir dari Festival Reyog Mini sekaligus Penutupan Perayaan Hari Jadi Kota Reyog. malam hari itu ditampilkan sekitar 4 peserta Festival Reyog mini.

Sekitar jam 10 mlaam diadakan pengumuman yang menjadi pemenang Festival Reyog Mini. Hayo mana yang menag????

Ternyata yang menjadi pemenangnya adalah Wonogiri lagi. yang dari kemaren menjuarai festival. akhirnya piala bergilirpun dibawa kontingen dari kab Wonogiri. POnorogo pada kemana ya?????

Mlam hari itu juga disuguhkan banyak penambilan tari dari berbagai sanggar tari yang ada di ponorogo. baik tradisional dance maupun Modern dance. yang pastinya menarik semuanya..“Gema Bahana Wengker” salah satu tarian yang menurut saya sangat menarik sekali karena selain indah gerakannya juga makna yang ada di dalamnya yang melukiskan kehidupan warga POnorogo. kembang api yang saya tunggu – tunggu akhirnya datang juga,,,,sebagai acara puncak dan yang dinanti – nantian . sangat meriah sekali…..hampir 15 menit kita semua di alun2 disuguhi dengan indahnya gemerlap kembang api yang menghiasi langit di atas alun – alun. waduhhh..uang dibuang buang ya…he2

Puncak acara diadakan Ludruk dengan judul Suminten Edan .

Sebelum saya akhiri postingan saya. saya menyampaikan sedikit pesan dari Pidato bapak bupati POnorogo yang di wakili oleh bpk. Amin selaku Wakil Bupati. bahwa kita harus bisa melestarikan budaya daerah di tengah kemajuan ilmu pengetahaun dan teknologi. karena budaya daerah adalah ciri kas dari daerah itu sendiri. termasuk ponorogo. beliau mengingatkan kepada kawula muda untuk tidak malu dengan budayanya sendiri. juga dalam sambutannya beliau menyampaiakn bahwa serangkaian acara Perayaan Hari Jadi Kota Reyog ini merupakn sebagai daya tarik dari wisatawan. baik dalam negeri maupun luar negeri dan semoga ke depan acranya lebih menarik lagi dan sarat dengan makna.

noersam

kalo liat foto – fotonya KLIK SINI

2 Tanggapan

  1. hidup reog!! kalo bukan kita yang melestarikan ya siapa lagi.. mosok negeri tetangga:mrgreen:

    noersam

    hidup reyog juga,,,,,
    ok kita lestarikan bersama…budaya daerah warisan leluhur,,,sukses selalu🙂

  2. iya jangan sampai terjadi negeri tetangga lagi yang melestarikan

    iya kang kita harus tetep melestarikan budaya daerah kita sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: